Categories
Usaha Rumah Tangga

Usaha Rumah Tangga

USAHA RUMAH TANGGA

Sebelum menikah, biasanya calon pasangan suami istri diskusi. Mereka membahas hal penting setelah menikah.  

Beberapanya adalah :

  • Bulan madu kemana,
  • kapan punya anak,
  • tinggal dimana,
  • bekerja berdua atau salah satu,
  • dll  

Banyak hal adalah sederhana. Namun ada juga yang penting perlu dibahas. Beberapa harus segera diambil kesimpulan.

Salah satunya adalah tentang keuangan rumah tangga.

Keuangan rumah tangga dapat diperoleh beberapa cara. Suami/istri bekerja, suami-istri yang bekerja, dan atau salah satu bekerja dan satunya berusaha.

Biasanya, dalam keluarga, istri yang mengalah untuk tidak bekerja agar dapat mengurus rumah.  

Wanita yang biasa bekerja sebelum menikah, dan akhirnya tidak bekerja bisa bosan. Karena aktivitas hanya di rumah saja. Sehingga  ada yang berpikir untuk menambah penghasilan rumah tangga melalui usaha.

Tujuannya adalah untuk membantu ekonomi keluarga. Namun tidak mengurangi waktu mengurus rumah termasuk anak.

Menjadi ibu rumah tangga bukan halangan. Yaitu halangan untuk bisa produktif. Walau tidak bekerja di kantor, namun istri bisa berkarya melalui ragam usaha yang bisa dikerjakan di rumah.

Usaha rumah tangga yang dipilih tentunya usaha yang bisa dikelola sendiri. Ada yang sesuai keahlian, dan atau mudah dipelajari.

Modalpun bisa menggunakan asset yang ada di rumah atau disekeliling rumah dengan penggunaan modal dana sekecil mungkin.

Ada berbagai macam usaha rumahan Ibu rumah tangga yang bisa dilakukan. Usaha rumahan ini menggunakan waktu senggang di rumah. Jadi tidak mengganggu urusan rumah tangga yang utama.

Ibu rumah tangga yang  memulai dan bisa memiliki usaha rumahan sendiri. mereka menjadi lebih mandiri dan tidak hanya bergantung pada suami.

Berikut ini beberapa jenis usaha rumahan Ibu rumah tangga yang dapat dikerjakan di rumah dengan modal kecil, yaitu:

  1. Penulis Lepas : Bila Ibu suka menulis, Ibu bisa menjadi penulis lepas.

Ada banyak perusahaan skala kecil sampai besar yang membutuhkan penulis penulis lepas untuk kebutuhan publikasinya. Penulis lepas bisa memberikan ringkasan, menelaah “review” suatu produk, atau mengulas suatu hal misalkan masakan.

Profesi penulis lepas ini semakin berkembang seiring perkembangan dunia IT dan dunia bisnis yang semakin bervariasi dan membutuhkan sarana publikasi melalui tulisan tulisan.

2. Berjualan masakan : Wanita yang suka memasak dapat memulai  usaha rumahan dengan menjual masakan.

Banyak masakan  bisa dijual. Lauk, sayur, cemilan, kue kue.

Pemasarannya bisa dilakukan ke tetangga tetangga atau dititip di warung, kantin sekolah, dan lain lain. Hoby memasak jadi tersalurkan. Juga memberi manfaat bagi sekitar juga.

Memasak bisa dapat uang. Semakin banyak rumah tangga yang jarang memasak di hari kerja. Karena banyak suami istri sama sama bekerja.

Masakan yang dijual pun bisa mengikuti musim. Ketika bulan puasa, menjual takjil dan makanan pembuka.

Di daerah kos kosan mahasiswa, sekarang juga laris berjualan makanan sahur buat mahasiswa/i karena mereka rerata tidak memasak di kosan.

3. Mengajar les. Baik privat maupun kelompok.

Ibu ibu mau tinggal dimanapun, ada potensi. Banyak orangtua yang tidak memiliki waktu. Yaitu untuk mengajar dan membantu anak-anaknya belajar.

Ibu bisa menggunakan keahlian dan waktunya untuk mengajar. Mengajar baca tulis, mengajar kelas kelompok anak sekolah.

Bisa juga les privat untuk anak-anak usia sekolah. Ibu ibu bisa mencari  dari wilayah sekitar tempat tinggal.

4. Jasa kerajinan tangan. Beberapa produknya adalah gelang, kalung, cincin, peniti jilbab, bingkai foto, dll.

Ada banyak toko toko aksesoris yang bekerjasama. Mereka datang ke kelompok ibu-ibu arisan di satu wilayah. Tujuannya untuk membuat kerajinan tangan.

Para pedagang menyediakan bahan baku dan tutorialnya, Ibu Ibu diminta mengerjakannya.

Secara mingguan pemilik toko datang ke arisan tersebut, mengumpul produk jadi, dan membayarkannya.

5. Jasa pembayaran online. Pembayaran listrik, air bersih, pulsa, telepon, paket data, menarik uang tunai,  belanja online, dll.

Ada banyak kebutuhan masyarakat sekarang yang dapat diperoleh atau dibayar melalui pembayaran online.

Ibu rumah tangga dapat mendaftar ke vendor tertentu yang memiliki ijin pembayaran online. Kemudian membuka jasa pembayaran online di rumah.

Bahkan konsumen dapat dilayani melalui saluran teknologi juga seperti cukup wa dan telepon.

6. Online shop. Lewat marketplace atau media social.

Banyak produk yang bisa dijual melalui saluran digital. Ibu cukup memiliki ponsel pintar.

Harganya murah dan isi paket data yang cukup untuk berjualan.

Bila tidak ada produk yang dijual, Ibu bisa menjadi “dropshipper”. Menjual barang dari toko orang lain di toko online sendiri.

Untung didapat dari selisih harga. Barang dikirim langsung dari toko penjual ke konsumen. Ibu ibu senang, pembeli puas.

Diatas adalah beberapa usaha rumah tangga. Dapat dijalankan dengan modal minim. Ibu bisa mengurus rumah. Ibu juga bisa punya penghasilan. Suami senang, istri puas. Enak kan.

Les Privat untuk anak anak